Sunday, November 23, 2008

Susahnya gak terbayangkan

Mudah dan terbiasa mendapatkan yang Aq mau ternyata sangat ngebuat Aq terlalu overpede. entah dah berapa hati yang kulukai karena sifatku ini. Aq gak pernah mau tau hati mereka yang terluka. Tapi sekarang Aq baru merasakan arti mengagumi tak dicintai. dia memang tak setampan semuanya dah Aq kenal. dia gak tajir dengan semua yang kulalui. aHHH apa artinya sekarang nyetir mobil sendiri tanpa gelak tawa dia. gak asyik hari-hari Aq tanpa celaan dia. yah...!!?? dia selalu dan sering sekali menghujani Aq dengan kritikan yang halus yang selalu saja dibungkusnya dengan canda tawa dia. sungguh cuek sekali semua tatapan matanya. tak sekalipun aku melihat dia menatapku. terakhir yang Aq ingat adalah ketika dia mengucapkan istighfar ketika sengaja kutatap matanya yang lugu itu.

Sungguh Aq ingin sekali bisa bersamanya dalam satu ikatan rasa ini, dia orang paling sederhana dalam keluguan dan sangat sopan dalam tutur kata. selalu mengucapkan salam disetiap sapaannya. dia beberapa kali membantuku. Aq gak tau, masih ada orang yang pertama kenal!! dulu dia gak tau siapa Aq tapi dia mau dengan kesungguhan membantuku tanpa pamrih. ketika aku datangi tempat dia kost dan melihatnya. Aq belum pernah merasakan seoarang yang begitu sopan dan mampu menjaga pandangannya. Aq kagum akan pendiriannya yang gak mau mengenal pacaran. Aq kagum ama sifatnya yang selalu memberi tanpa meminta balasan. semoga dia tau perasaan Aq padanya. kalau dia dah mempunyai rasa untuk orang lain, semoga rasanya itu bisa membuat dia bahagia. karena bahagianya dia juga aku rasakan.

Read More / Baca selanjutnya....

Wednesday, June 11, 2008

Bos Google Setor Uang Muka untuk Wisata Antariksa

New York, (ANTARA News) - Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, berniat pergi ke luar angkasa dan telah membayar uang muka senilai 5 miliar (sekitar Rp46 miliar) untuk penerbangan pribadinya.


Perusahaan wisata luar angkasa, Space Adventures, Rabu, mengatakan ongkos keseluruhan untuk perjalanan ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS) adalah lebih dari 35 juta dolar.

CEO perusahaan tersebut, Eric Anderson, sebagaimana dilaporkan Reuters, mengumumkan hal itu dalam konferensi pers di New York.

Dalam kesempatan itu dia mengumumkan penerbangan "Orbital Mission Explorers Circle". Setiap anggota pendiri diharuskan menyumbang lima juta dolar guna membiayai perusahaan yang akan melakukan penerbangan pribadi pertama ke stasiun antariksa itu.

Sebelumnya, Space Adventures menggunakan misi antariksa Rusia untuk menuju ISS.

Kini perusahaan tersebut berencana membangun sendiri roket Soyuz bagi penerbangan pribadi. Proyek itu direncanakan terwujud secepat-cepatnya pertengahan kedua tahun 2011.

Space Adventures berencana melakukan satu kali penerbangan antariksa setiap tahun, dan setiap misi membawa dua penumpang.

Anderson mengatakan dia masih mencari lima orang kaya lainnya untuk menjadi anggota pendiri Explorer Circle.

Dia memastikan bahwa penerbangan pribadi itu tidak hanya untuk orang yang sangat kaya.

Tersedia penerbangan tanpa gravitasi seharga kurang dari empat ribu dolar, dan satu kursi penerbangan antariksa akan diberikan kepada pemenang undian.

Turis antariksa selama ini bisa terbang ke ISS dengan menggunakan Soyuz buatan Rusia. Amerika Serikat tidak melayani kegiatan seperti itu dan hanya menerbangkan astronot profesional.

Sejauh ini sudah empat warga AS dan satu warga Afrika Selatan yang pernah menjadi wisatawan antariksa. Masing-masing merogok kocek 25 juta dolar untuk berangkat ke ISS.

Richard Garriot, seorang pengembang permainan komputer dan anak astronot NASA, akan menjadi klien Space Adventures untuk mendatangi ISS. Dia membayar 35 juta dolar.

Garriot mengatakan dia mendapat kontrak-kontrak senilai ratusan ribu dolar dari berbagai perusahaan farmasi untuk membawa kristal-kristal protein ke antariksa.

Gaya berat mikro diyakini akan memperkuat pembentukan kristal sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan obat-obat baru.

Garriot mengatakan kontrak-kontrak sejenis di masa mendatang dapat menutup seluruh biaya penerbangan.

"Saya sedang berpikir untuk ikut penerbangan lagi," katanya pada konferensi pers itu.

Anderson mengatakan bahwa Brin bisa memilih untuk ikut penerbangan tahun 2011 atau setelahnya. Brin tidak hadir dalam konferensi pers tersebut.

Google Inc. telah memberi 30 juta dolar sebagai sponsor kompetisi pembangunan pesawat tak berawak pendarat bulan.
antara.co.id

Read More / Baca selanjutnya....